Konsolidasi Total: DPP PKB Resmi Tetapkan Calon Ketua Definitif DPC se-Kalimantan Barat Periode 2026–2031
PONTIANAK, – Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) secara resmi menerbitkan surat keputusan penetapan Calon Ketua Definitif Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Kalimantan Barat. Penetapan untuk masa bakti 2026–2031 ini menandai dimulainya babak baru estafet kepemimpinan partai berlambang bola dunia tersebut di Bumi Khatulistiwa. Langkah strategis yang diambil oleh DPP PKB ini dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat struktur organisasi dari tingkat wilayah hingga ke akar rumput (grassroots). Pasca-penetapan ini, gelombang ucapan selamat, doa, dan dukungan mengalir deras dari berbagai elemen masyarakat, fungsionaris partai, hingga simpatisan di Kalimantan Barat. Ucapan selamat dan doa kesuksesan mengalir deras bagi para pimpinan yang terpilih. Amanah baru ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat segar bagi seluruh kader dalam menyongsong agenda-agenda besar lima tahun ke depan. Semangat Baru dan Penguatan Konsolidasi Internal Penetapan nakhoda baru di 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat ini membawa misi utama, yaitu penguatan konsolidasi internal secara total. Struktur kepemimpinan yang kini telah definitif diharapkan mampu menyatukan kembali potensi kader, menyelaraskan persepsi, dan merapatkan barisan guna menyongsong berbagai agenda politik serta sosial ke depan. “Amanah yang diberikan oleh DPP PKB ini bukan sekadar jabatan, melainkan sebuah tanggung jawab besar. Kami memandangnya sebagai pemantik semangat baru untuk menggerakkan seluruh mesin partai agar bergerak lebih masif, terstruktur, dan adaptif terhadap dinamika zaman,” ujar Ketua DPC Kab. Sambas terpilih Juliarti Djuhardi Alwi. Dengan kepengurusan yang solid, PKB Kalbar menargetkan penguatan basis massa di seluruh lini, termasuk merangkul kelompok pemuda (milenial dan Gen Z) serta mempererat hubungan dengan para tokoh agama dan tokoh adat setempat. Komitmen Total: Mengabdi dan Menghadirkan Manfaat Bagi Rakyat Di samping penguatan internal, orientasi utama dari kepengurusan DPC PKB se-Kalimantan Barat periode 2026–2031 ini adalah pelayanan publik. Sesuai dengan khitah perjuangan partai, para ketua definitif diinstruksikan untuk selalu hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat, mendengarkan keluhan, dan memperjuangkan aspirasi tersebut melalui jalur legislatif maupun eksekutif. PKB berkomitmen untuk mengawal program-program pembangunan yang berkeadilan di Kalimantan Barat, mulai dari peningkatan infrastruktur daerah terpencil, akses pendidikan yang merata, hingga pemberdayaan ekonomi umat berbasis UMKM dan pertanian. “Target utama kami adalah memastikan bahwa kehadiran PKB di setiap jengkal tanah Kalimantan Barat dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat, bukan hanya saat menjelang pesta demokrasi, tetapi setiap hari melalui kerja-kerja kemanusiaan dan pengabdian,” tegas Ucap Ketua DPW Kalbar, Mulyadi Tawik, SE., ME. Menuju PKB yang Maju, Solid, dan Modern Melalui momentum ini, DPC PKB se-Kalimantan Barat optimis dapat bertransformasi menjadi partai yang semakin maju dan modern tanpa kehilangan nilai-nilai religius-nasionalis yang menjadi fondasinya. Soliditas antarpengurus, loyalitas kader, dan keterbukaan terhadap inovasi menjadi kunci utama untuk memenangkan hati masyarakat Kalbar dalam lima tahun ke depan. Segenap keluarga besar dan simpatisan mendoakan agar para Calon Ketua Definitif yang telah ditetapkan senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kebijaksanaan dalam memimpin. Semoga amanah ini membawa keberkahan, kemajuan, serta kemaslahatan yang seluas-luasnya bagi seluruh seluruh masyarakat Kalimantan Barat. Dengan nakhoda baru di setiap kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, PKB optimis dapat tampil sebagai partai yang semakin maju, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan tetap solid di bawah garis komando Partai, Melalui penyegaran struktur ini, DPC PKB se-Kalimantan Barat siap bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk membangun Kalbar yang lebih sejahtera dan berkeadilan. (Red)
Resmi, Hasbulloh Pimpin LKP DPW KALBAR
Pkbkalbar.id – Penguatan kaderisasi menjadi fokus utama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Barat usai terbentuknya Lembaga Kaderisasi Provinsi (LKP). Dalam pertemuan yang di gelar Selasa sore, 13 Mei 2025 di Sekretariat DPW PKB Kalbar. Ustadz Hasbullah resmi di percaya sebagai Ketua LKP PKB Kalbar. Ketua DPW PKB Kalbar, Mulyadi Tawik. Menyampaikan bahwa pembentukan Lembaga Kaderisasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas kader partai di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Ia berharap, melalui lembaga ini, proses kaderisasi bisa berjalan lebih masif, terstruktur, dan berkelanjutan. “LKP akan menjadi motor penggerak dalam membangun militansi dan loyalitas kader PKB. Kita ingin kader yang tidak hanya paham ideologi partai, tetapi juga siap berkontribusi secara nyata di tengah masyarakat,” ujar Mulyadi. Baca Juga: Komisi IV DPRD Kalbar, Mulyadi Tawik, Tinjau Sungai di Kota Singkawang: Bahas Solusi Atasi Banjir Sementara itu, Ustadz Hasbullah yang kini menahkodai LKP PKB Kalbar menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut secara maksimal. Ia mengaku akan fokus pada pembinaan ideologis, penguatan kapasitas, serta regenerasi kader di berbagai lini. “LKP bukan sekadar struktur organisasi, tapi wadah untuk melahirkan kader-kader PKB yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ucap Hasbullah dengan penuh semangat. Dengan terbentuknya LKP, PKB Kalbar optimistis akan mampu melahirkan lebih banyak kader berkualitas yang siap mengawal perjuangan partai baik di tingkat lokal maupun nasional. Berita Liputan faktakalbar.id
Resmi, Hasbulloh Pimpin LKP DPW KALBAR Read More »
Halal Bihalal KKSS Kalbar, Mulyadi Tawik : Terus Berkontribusi dalam Pembangunan Kalbar
pkbkalbar.id, Pontianak – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti acara Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kalimantan Barat (KALBAR). Yang di gelar pada Minggu malam, 11 Mei 2025, di Pendopo Gubernur Kalbar. Momen silaturahmi tersebut semakin istimewa dengan penampilan drama musikal puisi bertema “Perjalanan Opu Daeng Manambon”. Sosok tokoh bersejarah yang di kenal sebagai Raja Pertama di Kabupaten Mempawah. Pertunjukan ini memadukan narasi sejarah dengan sentuhan seni. Menghidupkan kembali jejak perjuangan sang raja yang menjadi bagian penting dalam peradaban masyarakat Melayu di Kalimantan Barat. Baca Juga: Gebrakan Baru Mulyadi Tawik Hadirkan Solusi, Jadikan Warga sebagai Kader Penggerak Desa Tak hanya itu, nuansa budaya semakin semarak dengan penampilan tarian-tarian khas dari Sulawesi Selatan, Melayu, hingga Dayak. Mencerminkan kekayaan ragam budaya yang hidup harmonis di Bumi Khatulistiwa. Acara ini di hadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Ketua DPW PKB Kalbar, H. Mulyadi Tawik, Ketua DPW Nasdem Kalbar Syarif Abdullah Alkadrie, Ketua DPD Gerindra Kalbar Yuliansyah, serta Sekda Kalimantan Barat Harisson yang hadir mewakili Gubernur Kalbar. Hadir pula Raja Mempawah, YM Raja Mardan Adijaya Kesuma Ibrahim, bersama tokoh-tokoh masyarakat Kalbar lainnya. Kebersamaan lintas etnis dan golongan dalam momen ini menjadi wujud nyata semangat persaudaraan dan keberagaman yang terus di jaga di Kalimantan Barat. Halal bihalal ini tidak sekadar menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga panggung untuk memperkuat nilai-nilai budaya dan jati diri bangsa melalui seni dan silaturahmi. Berita Liputan faktawarga.com
Halal Bihalal KKSS Kalbar, Mulyadi Tawik : Terus Berkontribusi dalam Pembangunan Kalbar Read More »
Gebrakan Baru Mulyadi Tawik Hadirkan Solusi, Jadikan Warga sebagai Kader Penggerak Desa
pkbkalbar.id (Kubu Raya), Ketua Komisi 4 Bidang Infrastruktur dan Ketua Fraksi DPRD PKB Provinsi Kalimantan Barat Mulyadi Tawik, SE.,ME dengan berbagai Program Jitu. Sebanyak Ratusan Warga hadiri Sosialisasi Kader Penggerak Desa yang di inisiatif oleh Mulyadi Tawik sebagai wadah untuk dapat langsung secara intens untuk dapat menyampaikan berbagai kendala yang ada di lingkungannya. Bersamaan dengan Reses Anggota Dewan Provinsi Kalimantan Barat, yang telah dilakukan mulai tanggal 22 Februari – 1 Maret 2025. Mulyadi Tawik secara bersamaan menyampaikan Program Kader Penggerak Desa. “Kader Penggerak Desa, dapat menjadi Solusi tepat yang dapat dijadikan wadah bagi masyarakat untuk dapat terus bisa secara intens bisa menyampaikan segala kendalanya.” Kata Mulyadi Tawik saat Sosialisasi bersama Warga. Begitu juga warga yang di hadiri Mulyadi Tawik juga merespon baik terhadap rencana program tersebut. ” Kami warga dan juga Kader PKB baik yang sudah terdaftar sebagai Pengurus ataupun belum menyambut baik dengan inisiatif Bapak Mulyadi Tawik untuk mengadakan Program Kader Penggerak Desa, maka kami menunggu baik hal tersebut” Ujar Abdul Gani dalam keterangannya (Rabu,26/02/2025)
Gebrakan Baru Mulyadi Tawik Hadirkan Solusi, Jadikan Warga sebagai Kader Penggerak Desa Read More »
Anggota DPRD Mempawah Minta Pemerintah Pusat Salurkan Pupuk Subsidi dan LPG 3 Kg Melalui BumDes
pkbkalbar.id, MEMPAWAH – Sekretaris Fraksi PKB DPRD Mempawah Subandio, memberikan usulan kepada pemerintah pusat terkait penyaluran pupuk subsidi dan gas LPG 3Kg yang selalu menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat, Selasa 11 Februari 2025. Menurut Subandio, sudah seharusnya Pemerintah Pusat menyalurkan langsung pupuk subsidi maupun gas LPG 3 Kg melalui Bumdes-Bumdes di seluruh desa-desa di wilayah Indonesia. “Jadi tidak ada lagi yang namanya distributor pupuk maupun kios-kios pengecer yang menyalurkan pupuk ke anggota petani. Demikian juga dengan Gas LPG 3 kg tidak ada lagi distributor, agen dan pengecer,” ujar Subandio. Usulan ini jelas Subandio, mengacu kepada Peraturan Menteri Perdagangan (Permenag) yang memperbolehkan Bumdes menjadi penyalur. “Jadi dari pemerintah pusat penyaluranny langsung ke Bumdes. Ini juga menurut saya lebih mudah dalam pengawasannya. Masyarakat itu sendiri dapat mengawasi langsung, jika ada penyelewengan tentu warga itu sendiri, NGO dan siapapun dapat melaporkan hal tersebut ke pihak yang berwenang,” ujar Subandio. Subandio berasumsi, apabila pendistribusian pupuk subsidi dan gas LPG 3 Kg melalui Bumdes, dari sisi harga dapat dikontrol sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah. “Kalau langsung melalui Bumdes tentu saja Desa lebih mengerti status warganya yang layak dan tidak layak untuk mendapatkan barang subsidi tersebut,” ujar Subandio. “Untuk itu saya sangat berharap pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri untuk mempertimbangkan hal ini,” tutupnya. (*) Berita Liputan pontianak.tribunnews.com
Mulyadi Tawik Tinjau Terminal Kijing, Tekankan Keberkahan bagi Masyarakat Sekitar
pkbkalbar.id, Mempawah — Pimpinam Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Barat sekaligus Ketua Fraksi PKB Kalbar. Mulyadi Tawik, melakukan kunjungan kerja ke PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Pontianak di kawasan Terminal Kijing, Sungai Kunyit, Mempawah. Dalam kunjungan tersebut. Ia menegaskan pentingnya pengawasan terhadap perusahaan milik negara maupun swasta agar dampak keberadaannya dapat di rasakan langsung oleh masyarakat. “Tidak ada satu pun perusahaan, baik milik negara maupun swasta, yang luput dari pengawasan. Kami berharap, akhir dari semua ini adalah kesejahteraan rakyat. PT Pelindo Regional 2 Pontianak di Kawasan Terminal Kijing wajib membawa keberkahan bagi masyarakat sekitar,” ujar Mulyadi. Ia menekankan, dengan beroperasinya Terminal Kijing. Pelindo harus mampu memberikan dampak positif, terutama dalam menuntaskan dampak sosial yang di hadapi masyarakat sekitar. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan program Corporate Social Responsibility (CSR) secara maksimal dan tepat sasaran.
Mulyadi Tawik Tinjau Terminal Kijing, Tekankan Keberkahan bagi Masyarakat Sekitar Read More »
Legislator PKB Mempawah Subandio Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir di Semudun
pkbkalbar.id, MEMPAWAH – Anggota Komisi I DPRD Mempawah, Subandio, turun langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa Semudun, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Senin 16 Desember 2024. Kepala Desa Semudun Wahdah mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Legislator PKB Mempawah Subandio. “Atas nama masyarakat Semudun tentunya kami mengucapkan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan ini. Bantuan ini tentunya sangat bermanfaat untuk masyarakat kami di Desa Semudun,” ujarnya. Sementara itu, Anggota DPRD Mempawah Subandio mengatakan, bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk kepedulian atas bencana banjir yang terjadi di Desa Semudun. “Jumlahnya memang tidak banyak, ada 1.500 kg beras dan Mie Instan sebanyak 2.000 bungkus. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa membantu meringankan beban warga Desa Semudun yang terdampak banjir,” ujar Subandio. Anggota DPRD Dapil Sungai Kunyit – Toho – Sadaniang ini, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab Anggota DPRD kepada warga yang kesusahan. “Saya berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu mempercepat pemulihan sehingga aktivitas warga bisa kembali normal,” harapnya. (*)
Komisi IV DPRD Kalbar, Mulyadi Tawik, Tinjau Sungai di Kota Singkawang: Bahas Solusi Atasi Banjir
pkbkalbar.id, Singkawang. Pimpinan Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Mulyadi Tawik, yang juga menjabat sebagai Ketua DPW PKB Kalbar. Bersama anggota Komisi IV, melakukan peninjauan lapangan terhadap aliran sungai di Kota Singkawang. Salah satu wilayah rawan banjir di daerah tersebut. Peninjauan di lakukan pada aliran Sungai Sanggau Kulor yang melintasi Kelurahan Sanggau Kulor di Kecamatan Singkawang Timur. Lokasi ini berbatasan langsung dengan Kelurahan Pasiran di Singkawang Barat dan Kelurahan Roban di Singkawang Tengah. Menjadikannya salah satu titik strategis yang berpotensi besar memengaruhi kondisi banjir di pusat kota. Baca Berita Lainya PKB Kalbar Dalam kunjungan tersebut, Mulyadi Tawik menyatakan bahwa Komisi IV DPRD Kalbar akan melakukan kajian. Untuk mencari solusi terbaik dalam penanggulangan banjir di kawasan ini. Kajian tersebut akan mencakup identifikasi penyebab banjir, perencanaan infrastruktur yang di perlukan, dan langkah-langkah mitigasi yang efektif. “Kami memahami pentingnya penanganan banjir, terutama di daerah rawan seperti Sungai Sanggau Kulor yang memengaruhi beberapa kelurahan sekaligus. Kajian ini menjadi langkah awal untuk memastikan masyarakat terbebas dari dampak banjir yang berulang,” ujar Mulyadi. Lebih lanjut, Mulyadi juga menggarisbawahi pentingnya koordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk menyusun rencana penanggulangan banjir yang berkelanjutan. Kunjungan lapangan ini menjadi bagian dari komitmen Komisi IV DPRD Kalbar dalam menangani isu-isu lingkungan yang berdampak langsung pada masyarakat. Berita Liputan faktakalbar.id









