PONTIANAK – Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Kalimantan Barat, Mulyadi Tawik, SE., ME dalam setiap moment reses selalu menegaskan komitmennya untuk mengawal "Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi". Langkah ini berfokus penuh pada pemenuhan hak-hak dasar masyarakat tidak mampu di wilayah pelosok, perbatasan, dan daerah tersisih yang selama ini minim akses pembangunan.
Dalam rilis resminya, PKB Kalbar menyatakan bahwa kesejahteraan tidak boleh hanya berputar di pusat kota. Sudah saatnya keadilan ekonomi dan sosial dirasakan nyata oleh masyarakat di kawasan terpencil dan terjauh (3T) di Kalimantan Barat.
Jaminan Kesehatan Tanpa Syarat Lewat BPJS PBI

PKB Kalbar menyoroti masih banyaknya warga pelosok yang kesulitan mendapatkan akses kesehatan yang layak. PKB berkomitmen memperjuangkan perluasan dan validasi data BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) agar tepat sasaran.
"Konstitusi mengamanatkan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Ketiadaan biaya tidak boleh lagi menjadi alasan warga pelosok tidak bisa berobat. Kita mendorong integrasi data yang cepat agar warga di ujung Kalbar langsung mendapatkan jaminan kesehatan gratis tanpa birokrasi yang rumit," tulis pernyataan resmi PKB Kalbar.
Pemerataan Guru dan Layakan Fasilitas Sekolah di Pelosok
Sektor pendidikan di wilayah pedalaman Kalbar juga menjadi fokus utama pergerakan PKB. Dua isu krusial yang diangkat adalah ketersediaan tenaga pengajar dan kelayakan fasilitas fisik sekolah.
- Insentif & Distribusi Guru: PKB mendorong regulasi khusus dan pemberian insentif berlapis bagi guru yang bertugas di daerah pelosok guna mengatasi kekosongan tenaga pendidik.
- Rehabilitasi Fasilitas: PKB mendesak percepatan renovasi gedung-gedung sekolah yang rusak di tingkat desa dan perbatasan. Menurut PKB, ruang kelas yang aman dan fasilitas penunjang yang layak adalah prasyarat mutlak melahirkan generasi emas Kalbar.
Beasiswa Total untuk Semua Jenjang hingga Perguruan Tinggi

Guna memutus rantai kemiskinan di daerah terpencil, PKB Kalbar menginisiasi program advokasi beasiswa berkelanjutan. Program ini memastikan anak-anak dari keluarga tidak mampu di pelosok mendapatkan jaminan pendidikan.
Tidak tanggung-tanggung, akses beasiswa ini ditargetkan menyasar semua jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar, menengah, hingga bangku perkuliahan (perguruan tinggi). PKB ingin memastikan faktor ekonomi tidak lagi menjadi tembok penghalang bagi anak muda pedalaman untuk meraih gelar sarjana.
Arah Baru Ekonomi Konstitusi di Daerah Terpencil
Inti dari gerakan PKB kali ini adalah mengembalikan esensi Pasal 33 UUD 1945 ke jalur yang semestinya: kemakmuran yang merata. PKB memandang pertumbuhan ekonomi Kalbar belum sepenuhnya setara, di mana daerah terpencil masih tertinggal jauh dari segi perputaran modal dan kesejahteraan.
| Sektor Fokus | Target Arah Baru PKB Kalbar |
| Kesehatan | Jaminan 100% BPJS PBI untuk warga miskin pelosok tanpa hambatan administrasi. |
| Pendidikan | Distribusi guru merata, perbaikan total sekolah rusak, dan beasiswa penuh hingga kuliah. |
| Ekonomi | Stimulus ekonomi berbasis potensi desa untuk menyetarakan pertumbuhan wilayah terjauh. |
Melalui penguatan kebijakan legislatif dan pengawasan ketat di parlemen, PKB Kalbar bertekad menjadi motor penggerak utama agar anggaran negara benar-benar mengalir deras ke wilayah pelosok, membangun jembatan kesetaraan ekonomi, dan menghadirkan keadilan sosial yang nyata bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat.

